Category Archives: Uncategorized

Weekly Photo Challenge: Selfie

Definition of Selfie is a self-portrait activity or narcissism.
Well, I was one who likes to photograph selfie. The majority of my photos which itself is the result selfie photos. The sign is visible only half the body, from the chest to the head only, because the photo is hard to do a selfie until the whole body. If one hand is taking selfie scenes look, then I crop the picture will

And here are a collection of photos of my selfie I made a collage

Imageposting for selfie challenge

Berkunjung Ke TMP Arya Wangsakara – Kab. Tangerang

Sebelumnya saya pernah nulis saat pembangunan Makam Pahlawan Kab. Tangerang sedang berlangsung. Seperti yang saya tulis di situ, Karena adanya pemekaran di wilayah Tangerang, menjadi Tangerang Kodya dan Tangerang Selatan, maka Kabupaten Tangerang tidak memiliki Makam Pahlawan lagi.

Dipilihnya Makam Arya Wangsakara dan area pemakaman lainnya sebagai makam pahlawan Kab. Tangerang bukan tanpa alasan, justru karena Arya Wangsakara adalah salah seorang pendiri Tangerang dan karena letak lokasinya juga yang cukup strategis di desa Lengkong Kyai – Pagedangan, bersebelahan dengan Perumahan Bumi Serpong Damai.

Di atas lahan seluas kurang lebih 3.5  hektar , Taman Makam Pahlawan ini sudah diresmikan oleh Bupati Kab. Tangerang. Sebelumnya, luas lahan TMP Aria Wangsakara hanya sekitar 2 hektar. Kini sudah ditambah sekitar seluas 1.5 hektar, sehingga luasnya menjadi 3,5 hektar ke arah barat.

1390053142723738224

Ketika saya berkunjung beberapa hari lalu ke lokasi ini, sudah tampak Makam Pahlawan  Kyai Arya Wangsakara yang sudah selesai di pugar dan berada dalam gedung yang megah yang terletak agak di atas perbukitan.

 

1390052152433591695

 

13900523281972093305

Turun sedikit menyusuri tangga dari makam Arya Wangsakara, tampak menjulang tugu yang dan tiang bendera, dan lapangan dengan lantai keramik.

13900520291359765464

Sayangnya saya tidak menemukan  jawaban yang pasti ketika saya bertanya kepada salah seorang penduduk yang sedang berada di situ untuk menanyakan apa arti / filosofi tugu ini.

Di sebelah kiri lapangan ada ruang perkantoran TMP, dan di sebelah kirinya ada pendopo tempat melakukan berbagai kegiatan. Beberapa waktu lalu, juga pernah diadakan kegiatan pameran lukisan kaligrafi di sini.

Menurut teman saya Awab dan beberapa teman yang saya temui sedang berkumpul di pendopo, nantinya akan ada museum yang menceritakan sejarah Arya Wangsakara dan pahlawan Tangerang lainnya yang menceritakan kiprah dan perjuanganya dalam pengembangan dan penyebaran agama Islam di Tangerang .

Selesai berkunjung ke Taman Makam Pahlawan, sambil saya berkunjung ke rumah family lainnya, saya singgah sejenak di rumah almarhum Ustadz saya yaitu Ustad Daud yang rumahnya sekarang dijadikan cagar budaya.

1390052671594922373

13900527261680308524

Dipilihnya rumah ini sebagai cagar budaya, karena rumah inilah yang masih mempertahankan keasliannya.
Mulai dari bentuk atap, jendela, daun pintu, juga lantainya yang berwarna merah bata.

Melihat rumah ini, saya jadi teringat masa kecil, masih banyak rumah sejenis ini di Lengkong.

Senang sekali rasanya pemerintah Kab. Tangerang masih menjadikan dan mempertahankan Desa Lengkong Kulon ini sebagai  daerah cagar budaya.

Kasih Tau Nggak Ya..

Lama juga ya saya enggak blogging, masa foto challenge melulu ya.. bosen kan  yaaa, abis saya bingung sih mau nulis apa, gak ada ide gitu..  Lagi pula di wepe ini saya agak jaim lho, nggak seheboh di MP yang bisa nyablak seenaknya, kan di MP mah bisa di set contact. kalau di wepe ya kudu hati2 juga, takut kena UU ITE seperti si Benhan itu.

Hari ini pas iseng browsing nemu deh blognya sepatu merah yang lagi taging-taging gitu, mau coba ikutan yang tag yang ini, soal “KASIH TAHU GAK YA”

Hmmm.. jadi gini deh, buat saya yang sudah lumayan lama berselancar dan bermedsoc, Pada awalnya memang masih sering upload-upload status geje, posting-posting foto keluarga dan narsis-narsisan. Tapi makin ke sini kemudian makin banyak aplikasi Socmed, mulailah saya memilah-milah, mana yang perlu dan tidak ditampilkan di medsoc. terutama si babeh suami saya, paling anti dan ngelarang saya sejak masih jaman di MP untuk posting fotonya, bukan apa-apa sih, kalau nanti banyak yang naksir kan saya juga yang kerepotan.. 🙂

Jadi sejak thn 2010, saya resmi nutup itu account FACEBOOK saya yang temennya sudah ribuan, dari berbagai kelompok, mulai dari temen SD-Kuliah, kerja pertama – Kerja ke 5, komunitas yang saya ikutin.. tutup.. !!. sekarang saya punya account FB untuk monitoring FB nya kantor saya aja, dan juga nge-share link blog ini kalau saya posting foto challenge or tulisan di blog ini.

Di TWITTER (@ichoahmad .. follow yah 🙂 saya juga gak cerewet-cerewet amat berkicau, karena saya pada dasarnya pendiem, paling juga RT-RT beberapa mention,followernya juga dikit, karena twit saya banyak yang gak penting.

profile twitter

profile twitter

Trus ketika mulai nge-LINE, ini juga saya pake karena demen chatnya aja sih awalnya, enak chat di sini karena gak ada Last Seennya seperti di whatsapp, jadi  yang mau kepo-kepo kan gak tau kalau tengah malem padahal saya masih onlen di Line 🙂
Tapi sekarang LINE juga sudah mulai saya tinggalin sih chatnya, seringan maen game Line Pop atau Pokopang, enak aja nge-battle sama temen-temen yang rankingnya balapan.

Profile LINE

Profile LINE

Terus, INSTAGRAM.. nah ini saya bikin account ini karena gadis kecil saya mulai narsis,ngajak ibunya bikin instagram juga supaya foto-foto narsis dia bisa dilike-like ibunya. Lama gak aktif di Instagram, akhirnya kemudian aktif lagi, itu juga karena kantor saya baru ( hihi baru kasian yaa..) aja bikin account instagram, dan saya kudu memonitornya.

Profile INSTAGRAM

Profile INSTAGRAM

Ada lagi yang namanya PATH, nah ini yang paling baru yang saya ikutin, katanya sih lebih private dibanding FB, karena jumlah temennya juga terbatas.. tapi saya masing bingung pakenya awalnya. bikin account ya bikin aja, liat-liat dulu orang-orang posting apaan aja sih, hmmm ternyata ya posting kegiatan2 mereka, lagi tidur, udah bangun, dengerin lagu anu, baca buku anu..lagi ada di anu… posting foto yang keren2..
Hmmm.. pikir-punya pikir, kayaknya PATH gak cocok buat saya yang pemalu ini…

my PATH

my PATH

Tapi dari pada kosong dan karena desakan beberapa saudara sepupu dan keponakan2 yang lebih dulu ada di PATH akhirnya saya dikit-dikit posting lah foto-foto, bukan foto diri yang di posting, tapi kebanyakan malah foto apa keq gitu, foto tiket konser, foto masakan, foto ponakan lagi nyapu, foto geje..

Trus saya narsisnya di mana dong ??
Ya di sini aja, di wepe ini, narsis posting-posting foto yang saya foto.. ikutin foto challenge..  ini lhooo.. hasil foto2 saya meskipun pake kamera hape dan kamera pocket doang tapi saya berani  tampil.. (belom bisa pake kamera SLR wkwkwk..)

Segitu aja kali yang saya kasih tahu ke Socmed, lainnya, sekarang saya lebih suka simpen foto-foto di dropbox atau skydrive, kalau mau pamer atau ngasih tau ke temen-temen tinggal di share aja linknya.  Lainnya yang gak akan saya kasih tahu di socmed itu, yang pasti nomor telepon, alamat rumah, alamat kantor gak di kasih tahu tp banyak yg tahu, cerita soal kejelekan kantor dan penghuninya, posting-posting yang membahayakan diri dan keluarga dan sejenisnya deh.

Kenapa begitu ??
Demi stabilitas keamanan juga sih, saya capek dikepo-in sama seseorang ( eh lebih deng ..sok ngartess ) .. etapi saya gak cape ngepo-in orang wkwkkw..

Kalau kamu gimana ? Kasih tau Nggak Ya ??

Gallery

Weekly Photo Challenge: An Unusual POV

This gallery contains 4 photos.

Hati-Hati Isi Pulsa 50.000 di Klik BCA

ni pengalaman pahit saya yang ke dua kalinya saat mengisi pulsa Simpati Rp. 50.000 via Klik BCA.  Sebelumnya saya pernah mengalami kejadian gini sekitar bulan januari/februari masih di tahun ini juga ( bukti sudah hilang di mutasi transaksi ).

Kenapa disebut pengalaman pahit ? yang pertama saya pikir saya gak sengaja atau ceroboh membeli pulsa 50.000 tapi salah pilih 500.000, jadilah BCA mendebet saya Rp.500.000. Tapi koq saya gak yakin kalau saya saya pilih. cuma salahnya saya ketika konformasi isi angka yang ada di token,s aya kurang perhatian aja dan terjadilah peristiwa pahit itu, saya telpon ke Halo BCA, mereka tidak bisa membatalkan  transaksi.

Ya sudahlah saya pikir karena saya waktu itu salah pilih angka, karena di rumah tetangga lagi hajatan dan dangdutannya mengganggu konsentrasi saya. Jadi si babeh punya stok pulsa lumayan banyak, cukup untuk jatah 5 bulan.

Sejak itu, saya saya sangat hati-hati kalau beli pulsa via klik bca. Masa iya sih sudah begitu hati-hati,  hari ini saya kecolongan lagi, saya kaget ketika di hasil akhir transaksi sudah selesai dan diminta cetak atau simpan, tertera nominal voucher Rp.500.000… haaa !!!!..

Suerrr, saya yakin seyakin-yakinnya kalau saya tidak salah pilih angka, gimana mau salah pilih, wong jarak pilihan dropdown pulsa Rp. 50.000 ke Rp. 500.000 itu cukup jauh koq. ( lihat gambar di bawah ini ).

ImageKemudian ketika isi angkanya yang tertera di token dan nominalnya saya juga sudah yakin benar koq..sayangnya saya tidak printscreen itu transaksi, lha wong konsen di angka-angka token.

ini contohnya ketika saya isi pulsa Rp.25.000

ImageDan.. kekagetan terjadi ketika di step ke 3, transaksi sudah terdebet Rp. 500.000 dan sudah pasti tidak bisa di cancel,..aaaahhhh

bca500

Tapi saya keukeuh masih nelpon halo bca, dan masih tetap tidak bisa di cancel transaksinya meskipun masih bersatus PEND

 

Maunya sih komplen ke BCA, tapi saya baca-baca pengalaman orang yang pernah mengalami kejadian seperti ini, koq ya malah semuanya seperti menyalahkan dia. ( baca di sini (http://www.kaskus.co.id/thread/515269a35a2acf6c60000008/klik-bca-mengecewakan/1) * gak bisa nge-link.

Tapi sumpah da saya mah yakiiiin.. saya kali ini lagi gak siwerr… emang jelek aja sistem BCAnya, hati-hati aja lah, nant mah kalau beli pulsa 50.000 belinya 25.000 x 2 aja.

Mestinya yang 400.000 buat budget beli baju baru, jadi aja habis  buat pulsa doang ah !!

Puncak Suroloyo, Kayangan di barat Yokyakarta

Keren yooooo.. nanti aku dibawa ke sini yooo

hanyakumpulankata

IMG02042-20130607-0613Pendekar dari bukit menoreh, pernahkah kita dengar cerita tentang itu?, menoreh sebuah pegunungan yang membentang di barat kota yogya hingga Magelang, yang sekarang ini dikenal dengan Kulon Progo.  Mungkin istilah pendekar bukit menoreh bukan isapan jempol IMG02052-20130607-0640saja, karena banyak orang-orang hebat yang saya kenal berasal dari sana. Bukan hanya pendekar, konon sejarahnya pegunungan menoreh ini juga pernah menjadi tempat bersembunyinya para begal dan perampok.  namun tanpa kita duga ternyata pegunungan menoreh ini merupakan tempat peristirahatan para dewa, dan merupakan Khayangan yang terletak di barat yogyakarta.

IMG02055-20130607-0707Mungkin tempat ini bukan hanya tempat favorit bagi saya, karena di sanapun terdapat Gua Kis Kendo (mungkin akan dibahas dalam edisi selanjutnya) yang merupakan tempat tinggal bagi Subali dan Sugriwo( dalam legenda pewayangan). Namun yang paling menarik adalah puncak Suroloyo, dimana perjalanan yang dilakukan bisa dengan kendaraan bermotor, bahkan mobil hingga sampai anak tangga yang cukup tinggi, hingga kita benar-benar berada di puncak tertinggi dari…

View original post 25 more words

Hanya Memberi Tak Harap Kembali.

Saya punya teman kerja di kantor lama dulu, namanya Eka Forestina ( ada yang kenal ga ? ). Nah Eka ini menurut saya orangnya sangat care ke teman-teman dan terlihat apa yang dia lakukan itu tulus sekali, tanpa pamrih. Pernah dalam satu acara Team Building Eka diganjar penghargaan sebagai orang yang paling perhatian kepada teman. Penghargaan itu bukan teman-temannya yang vote, tapi atas dasar penilaian panitia Team Building yang notabene  bukan orang kantor saya.

Saya juga pernah baca kenangan 50 tahun imamatnya Romo Ottelo SX, di buku itu diceritakan bahwa beliau pernah meminta seorang umat yang bertugas membacakan bacaan di dalam gereja ( apa namanya , lektor / lektris ? ) untuk tidak bertugas lagi berikutnya. Karena Romo melihat apa yang dilakukannya bukan untuk pelayanan atau bukan untuk Tuhan, tapi ada niat tersembunyi, cuma mau tampil dan narsis.  ( hebat ya Romo koq tau ya..)

Saya juga punya teman lain, orangnya juga  penuh empati dan peduli kepada teman-temannya. Kalau ada teman yang sakit, dia ajak teman lain mengunjungi yang sakit, atau minimal menggalang dana jika ada teman yang kesusahan. Dan kalau ada teman yang orang tua atau kerabatnya meninggal tak segan-segan diapun datang melayat ke rumah duka. Kalau ada acara pertemuan tak segan juga dia  yang repot mengurus ini itunya.

Sampai suatu hari saya terhenyak ketika ada teman saya yang mengajak untuk berkumpul lagi karena sudah 2 tahun lebih kita tidak berkumpul. Saya pun menyetujui untuk menjadi humas atau penghubung kepada teman-teman, karena kebetulan data nomor telpon teman-teman ada di saya.

Untuk teman-teman yang dekat, saya coba telpon, dan karena saya agak sibuk, saya putuskan untuk kirim sms ke group saja, semuanya kurang lebih 32 sms yang saya kirim. Dari 32 SMS yang saya kirim, cuma 6 orang yang merespon sms saya, ada yang hanya membalas ucapan “thanks infonya”, ada juga yang kemudian berlanjut sms-an pangjang, dan ada pula balasan sms yang mengejutkan. Dan karena sms inilah tulisan ini lahir. Begini balasan smsnya

Image

Saya maklum, sangat maklum dengan apa yang dirasakan teman saya yang membalas sms di atas, kekecewaannya berasalah, meskipun hati kecil saya bilang “koq gitu sih, kalo gw sih gak segitunya deh, gw akan memaklumi kalau teman-teman gak bisa datang ketika ibu gw meninggal kemarin, malah gw terharu dan gak enak dengan kedatangan teman-teman dari jauh, takut merepotkan mereka, koq elu malah ngarep ya.. “

Ah tapi sudahlah, tanpa sadar sayapun ternyata masih ngarep-an koq orangnya. Buktinya waktu 32 sms yang saya kirim cuma direspon 6 orang aja saya kesel.  Trus diam-diam saya juga kadang masih suka males posting di WP, sepi aaah.. gak ada yang komen.. ini saya ngarep banget ada yang komen ya. Trus juga kadang saya tulis komen di blog orang lain, dalam hati masih suka ngarep di komen balik dong postingan kita.. halah.. bener kan masih ada ngarep balikannya lagi.

Saya jadi teringat lagu Kasih ibu kepada beta itu.. sepertinya memang benar, cuma ibu yang hanya memberi tak harap kembali kepada anaknya. Terus sekarang saya sudah jadi ibu, saya ngajari anak saya belajar.. koq saya masih ngarep juga mereka nilainya bagus hehehe..

Jadi siapa dong yang hanya memberi tak  harap kembali ?  Cuma DIA, Allah Yang Maha Kuasa yang selalu memberi dan tak mengharap kembali dan Little God adalah IBU dengan segala kekurangannya, selalu berusaha memberi tak harap kembali. Berbahagialah ibu yang Insya Allah sudah berada di Syurga. Andai ibu masih ada, tanggal 22 Maret lalu  berusia 75 tahun.

 

 

Sejarah Yang Nyaris Hilang

Apa siii.. lebay bener judulnya… tapi bener lho yang mau di ceritain kali ini soal sejarah, ya bangungan bersejarah, tempat di mana suami saya alias si babeh di lahirkan, yang dikenal dengan Bumina Tuan Ase ( judul ini pernah saya posting di album MP yg sayangnya sudah saya delete..hiks..).

Bangunan tua jaman Belanda milik seorang pekerja perkebunan, orang Belanda namanya, sering di sebut tuan Ase ( mungkin maksudnya AC bla bla bla namanya..yang pasti bukan ACe Hardware ). Kemudian beralih kepemilikan menjadi milik keuskupan Bogor dan kepada para pengajar Yayasan Mardi Yuana Sukabumi yang berasal dari Jawa Tengah diberikan hak untuk tinggal di rumah itu,bayar PBB, Listrik dan semua ditanggung penghuni, jadi cuma Hak Guna Pakai saja bukan hak memiliki.

Itu sebabnya seminggu setelah eyangnya Seno meninggal, si babeh dan adik2nya langsung mengembalikan kunci dan surat2 yang berhubungan dengan rumah itu langsung ke pasturan Sukabumi.

Itu sebabnya, sejak rumah itu dikembalikan, pulang ke Sukabumi bagi si babeh amat berat, selain berat menempuh macetnya perjalanan Bogor-Sukabumi yang amit2 ( kapan siih gak macetnya), juga berat karena pulang setelah eyang gak ada, rasanya hambar, pulang bukan lagi ke rumah eyang, bukan lagi ke rumah dimana 50 tahun lalu si babeh lahir di sini ( yeee… ketahuan yeee sibabeh tua juga ya umurnya udah mau 50 tahun aja dia.. ).
Jadi, setiap kali ke Sukabumi dan menginap di rumah adiknya si babeh, ketika melewati ex rumah itu.. anak2 saya biasanya cuma teriak dari jauh “dadah eyang…. dadah eyang..gak mampir ya”.

Liburan Natal kemarin, ketika kami sekeluarga ke Sukabumi, agak kaget juga dapat berita dari adik si babeh, bahwa ex rumah eyang sudah jauuuh berubah, begitu pula beberapa rumah di sekitarnya. Pemandangan sawah di belakang kamar si babeh dulu juga sudah tidak ada, sudah berganti dengan bangunan ruko-ruko memanjang, halaman belakang sudah ada tembok tinggi milik calon hotel yang akan segera berdiri dengan megah di sana. Dan yang lebih kaget lagi, halaman rumah eyang yang dulu tanpa pagar di sekelilingnya, sekarang sudah dikelilingi tembok tinggi dan pagar terkunci..

Iseng2 saya dan si babeh berdua penasaran pengen lihat dari dekat rumah itu, eh ternyata pintu pagar bisa dibuka, masuklah kita ke sana, rumah tua itu semakin bertambah renta, nyaris hancur… saya lihat si babeh tak bisa menyembunyikan kesedihannya menatap nanar bangunan tua penuh kenangan.. memandang ke sekeliling halaman, menghitung dan mencari kemana pohon kelapa di sudut2 yg dulu ditanam eyang kakung sebagai patok, kemana pohon alpukat di belakang, pohon pala juga hilang dua, pohon jambu biji tinggal satu.. ah semua sudah berubah..saya juga ikut sedih jadinya…

Mumpung belum hancur dan belum dihancurkan sama sekali seperti ex rumah Ibu Irma yang sudah jadi kebun singkong, saya abadikan rumah kenangan ini dalam beberapa gambar di sini..

Hari Ibu Pertama Tanpa Ibu

Jumat malam, tayangan iklan di televisi yang kebetulan saya tonton adalah iklan tentang hari ibu. Semula saya pikir ini iklan rokok, cerita tentang suaminya yang terjatuh, kemudian kena stroke, ibunya yang kemudian jadi tulang punggung keluarga membiayai anaknya, mengantarkan pinsil anaknya yang tertinggal di sekolah, sampai kemudian anaknya jadi arsitek… eh ternyata ini iklan hari ibu dari Bank BJB.

ini dia iklannya

Lalu ada lagi iklan yg diujungnya Pak Hatta Rajasa mengucapkan selamat Hari ibu… ini linknya saya belum nemu, sama juga sedihnya.

Entah karena hati saya yang sedang gelisah menanti kabar dan sesuatu yang tak kunjung tiba hingga malam ( biasanya jam 5 sore sa tudah masuk ke rekening 🙂 ), melihat kedua tayangan iklan Hari ibu ini membuat melow gelisah saya komplikasi dengan melow dan gak sadar mbrebes mili, Hari ibu kali ini saya jadi inget alm ibu saya yang wafat 8 bulan lalu..

22 Desember 2012, Hari Ibu pertama saya gak punya ibu lagi.. tak ada ibu yang bisa say telpon dan sms untuk mengucapkan selamat hari ibu… ah biarlah lewat doa yang ananda panjatkan, semoga ibu mendengar ucapan selamat hari ibu buat ibu dan para ibu lainnya yang ada di surga.

==

Sebagai seorang ibu dari dua anak, apakah saya dapat ucapan selamat hari ibu seperti saya selalu rutin mengucapkan kepada ibu saya ? ternyata tidak, anak-anak saya hari ini tak mengucapkan selamat hari ibu kepada saya, tak apa.

Dulu waktu saya seusia mereka saya juga rasanya tak mengucapkan selamat pada ibu, pas sudah remaja, apalagi kemudian saya sudah menjadi ibu, hari ibu menjadi momen  pengingat betapa n mulianya seorang ibu saya , Ibu yang sangat luar biasa hebatnya yang mampu  membesarkan 4 anaknya seorang diri karena Bapak saya meninggal saat saya berumur 2 tahun.  Rasanya ibu saya memang sangat pantas mendapatkan ucapan selamat dan terima kasih di hari special itu.

Ibu - Icho KG

Lagipula, rasanya saya belum bisa seperti ibu saya yang luar biasa dalam segala hal itu…jadi yah gak apa-apa deh saya maklum kalau anak-anak malah lupa.

Tapi, ternyata saya salah duga, dasar anak sekarang, ngucapinnya koq ya gak langsung ke ibunya malah ke facebook , ah tapi saya cukup  seneng  koq melihat gambar ini di FBnya Seno.

 

Image

Meskipun seneng, rasanya saya masih harus introspeksi, apa bener saya sudah jadi hero buat mereka ? apa bener saya sudah bisa jadi tauladan mereka ?

Selamat Hari Ibu buat para ibu dan calon ibu semua..

==

Dan senangnya saya hari ini bertambah, dapat hadiah hari ibu dari  account twitter @bankbjbuntukibu begini..

BJB

Thanks banget buat @bankbjbuntukibu yang sudah membaca blog saya dan memention saya. Thanks juga sudah boleh insert youtubenya  di tulisan ini.

[Launching] Love Journey: Ada Cinta di Tiap Perjalanan

Genre: Lifestyle-Travelling

Penulis: Dee An, Lalu Abdul Fatah Dkk.

Desain sampul: Dee An

Penerbit: Mozaik Indie Publisher

Tebal: 237 hlm, 13×19 cm

Harga: Rp.45.000

“Melakukan perjalanan ibarat mencari sesuatu yang telah lama hilang, yaitu: cinta. Di ‘Love Journey’ ini kita banyak menemukan arti cinta; cinta terhadap alam, cinta kepada sesama, cinta kepada yang disayangi dan cinta kepada Sang Pencipta. Semoga spirit ‘cinta’ di buku ini menyebar dan berhasil kita tangkap maknanya.” [Gol A Gong – Travel writer]

Travelling, belakangan ini menjadi primadona baru di dunia literasi Indonesia. Semenjak kesuksesan Trinity dengan The Naked Traveller-nya, mata kita baru terbuka dan menyadari bahwa dunia travelling itu seksi dan menarik sekali untuk digeluti dan ketika ditulis menjadi sebuah buku nilai jualnya tidak kalah dengan genre fiksi  yang selama ini mendominasi dunia literasi. Tak heran jika setelah itu bermunculan buku-buku travelling yang mencoba mengungguli atau setidaknya mengikuti kesuksesan The Naked Traveller.

Sebuah kehormatan bagi Mozaik Indie Publisher ketika Dee An dan Lalu Abdul Fatah memilih kami untuk menjadi penerbit dari kumpulan naskah lomba travelling yang pernah mereka adakan di salah satu jejaring social, Multiply.

Ketertarikan kami pada tema travelling tidak semata karena kami ingin mengikuti kesuksesan The Naked Traveller, namun lebih kepada kesesuaian tema tersebut dengan tagline kami: Berjiwa muda dan dinamis dalam berkarya. Sebagaimana kita lihat para traveler/backpacker biasanya mempunyai jiwa muda yang penuh semangat dan tak pernah lelah menaklukkan setiap jengkal bumi ini. Sama halnya dengan kami yang selalu penuh semangat dan tak pernah lelah menghasilkan karya. Tema travelling menjadi bukti kedinamisan kami mengikuti perkembangan dunia literasi yang selalu berubah-ubah.

Love Journey

Love Journey, bukan buku travelling biasa. Sesuai dengan taglinenya: Ada Cinta di Tiap Perjalanan. Membaca buku ini maka kita akan diajak mengikuti pengalaman jiwa para penulisnya ketika menemukan ‘cinta’ di dalam perjalanan yang mereka tempuh.  Cinta yang dimaksud tidak terbatas pada pasangan saja, namun juga cinta pada Sang Pencipta, alam dan cinta pada perjalanan itu sendiri.

Di dalam buku ini ada tulisan-tulisan para traveller/backpacker yang sudah tidak diragukan lagi jam terbangnya di dunia travelling.

Dee An, ibu dari dua bidadari cantik Reva dan Lala ini sudah jatuh cinta pertama kali pada gunung ketika bergabung dengan group pecinta alam di kampusnya. Bersama sang suami tercinta, Dee An menjelajah berbagai objek wisata di seluruh Indonesia. Gelar sebagai blog travelling terbaik di ajang MPID Award 2011 dan dibukukannya blognya tersebut oleh penerbit Leutika menjadi pengakuan akan kiprahnya di dunia travelling.

Lalu Abdul Fatah, anak muda yang memulai debut travelling pertamanya dengan pergi sendirian ke Jakarta naik kereta api ini sudah menerbitkan dua buku travelling, Travelicious Lombok dan Travel Love. Keduanya diterbitkan oleh Bentang, penerbit yang membidani kesuksesan The Naked Traveller. Keberhasilannya lolos menjadi peserta ACI 2011 semakin mengukuhkan dirinya sebagai penulis travelling yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Selain kedua penulis keren di atas, masih banyak penulis-penulis lainnya yang menyumbangkan karya terbaiknya di dalam buku Love Journey ini. Jadi tak ada alasan untuk melewatkan buku yang satu ini. Baca Love Journey dan temukan ‘cinta’ di dalamnya.

Insya Allah buku Love Journey  akan hadir di toko  buku terdekat di kota Anda paling lambat bulan Januari 2013 atau jika tak sabar ingin membacanya Anda bisa order langsung ke para penulisnya atau di Mozaik Indie Publisher.

Untuk pemesanan silahkan sms ke: 085749654481

Format sms: judul buku_jumlah eksemplar_nama_alamat lengkap.

atau bisa juga pesan langsung ke saya sebagai salah satu penulisnya, dengan mengirimkan email ke icho2606@gmail.com

Oh iya, tanggal 23 Desember 2012 akan diadakan launching dan bedah buku Love Journey di dua kota.

Malang: Toko Buku Toga Mas, pukul 10.00 -11.00  dengan pembedah Achmad Hidayat, Ketua I FLP Malang.

Batam: Toko Buku Karisma, Kepri Mall, pukul 11.00 – 13.00 dengan pembicara Riawany Elita, novelis.

Datang ya ke acara kami, banyak doorprize dan diskon di Bazaar Buku Mozaik yang kami persembahkan untuk Anda semua.

Salam

Mozaik Team

Reblog from : Mozaik Indie Publisher