Merasakan Aroma Mistis di Danau Rawa Pening.

Dalam perjalanan dari Semarang menuju Jogja ( via Ambarawa ) Desember 2013 lalu, saya yang minta suami saya untuk singgah di rawa pening. Penyebabnya sih karena lihat foto-foto teman-teman kampret ( Kompasianer Hobi Jepret) waktu di rawa pening itu, koq apik-apik dan bikin sirik, ada yang foto di perahu, di tengah danau juga dibukit cinta.

Jadi, agak melongo juga saya waktu tiba di lokasi danau rawa pening. Dari kejauhan terlihat danaunya luaaaas, kata wikipedia luasnya sekitar 2.670 hektar. Sayangnya banyak tanaman eceng gondok di sana, tapi mungkin memang sengaja di tanaman eceng gondok di kembang biakkan di sana untuk dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan dari eceng gondok.
ImageImageSemakin mendekat area danau rawa pening, lagi-lagi sedikit kecewa juga melihat beberapa fasilitas yang agak terbengkalai. Dimaklumi saja karena danau tempat pariwisata ini dikelola oleh dinas pariwisata pemda setempat dan dengan harga tiket yang cukup murah Rp.6000/orang. Penjualan tiket ada sebuah  yang bentuknya sangat unik yaitu menyerupai mulut naga raksasa yang menganga.

Memasuki kawasan danau rawa pening, di dermaga kayu yang menjorok ke danau, entah mengapa saya langsung merinding. Saya mikir, teman-teman kampret ini nyalinya gede-gede juga ya, berani naik perahu di danau rawa pening, tanpa pelampung. Maka dengan halus saya langsung menolak tawaran mas-mas tukang perahu yang menawarkan jasanya mengantar kami keliling danau, anak-anak cuma main di dermaga pinggir danau saja.

Berbalik ke arah pulang, di dermaga saya temukan tulisan berisi nama-nama para korban yang meninggal tenggelam di rawa pening. Semakin merinding..dan bergegas mengajak suami dan anak-anak meninggalkan area danau.

Image

Tapi jangan kawatir, rasa merinding akan terobati dengan sejenak beristirahat menikmati indahnya pemandangan danau rawa pening sambil minum di warung-warung di bukit cinta.  Sayang sekali bukit cinta yang konon adalah tempat bekas buangan lidi baru klinthing ( * baca ya legenda terjadinya rawa pening ) kondisinya juga memprihatinkan. Arena bermain untuk anak-ananya sudah berkarat dan tak menarik, ada rangka rumah / pendopo yang terbengkalai tak terselesaikan.

Image

 ImageImageSaya kembali merinding ketika singgah sejenak sebuah bangunan yang berisi petilasan Ki Godo Pamelingg yang berbentuk lingga dan yoni, aroma dupa menyeruak dari sana.
Image

Saya bisik-bisik ke si babeh untuk segera keluar dari area sini karena merasakan  hawa tak enak. Si babeh yang tak mengalaminya santai saja, dan cuma bilang “turunan jawa barat mah pasti merinding kalau ke sini, sejarahnya kan dulu begitu, jadi dikira ada musuh datang nih..”
halah !! sotoy kau beh… !!

btw saya suka foto yg ini, jadi saya insert 1 foto lagi di sini ya

1

Advertisements

31 responses to “Merasakan Aroma Mistis di Danau Rawa Pening.

  1. aneh kalo tempat wisata banyak fasilitasnya terbengkalai seperti itu. apa mereka tidak memiliki pemasukan?

  2. dari namanya aja udah bikin merinding…. eh pusing 😀

  3. Taman wisata atau Taman uji nyali? Kok para korban tenggelam sampai ditulis disitu… sayang, kalau potensi wisata tidak digarap serius. Bulan Mei nanti maunya ke Pangrango dan mau mampir kesini. Sekarang kok jadi illfeel, sih 🙂

    • Kayaknya lebih cocok jd taman uji nyali hihihi.. nah itu aku tadinya juga gak nyadar, itu tulisan nama2 apa..ya makin merinding baca nama2 itu.

      Pangrango bukannya di Jawa Barat ? koq mampirnya ke Ambarawa hehehe.. Jangan ilfil dong.. sunrise or sunset di rawa pening keren lho mas

      • Supaya gak rugi mampir-mampir dulu, Bu. Sekalian jalan. Rencananya lewat Ambarawa, mau ke Bandung baru ke Pangrango. Hehehe…ilpil tapi tetap pengin kesana…setidak-tidaknya buat beberapa foto

      • Oh gitu… siiip. iya mas, mampir di kampung apungnya rawa pening aja, lebih bagus, dpt pemandangan rawa pening juga.. sayangnya kemarin saya gak ke situ, anak2 sdh kehilangan selera liat danau 🙂

    • ralat ,, itu bukan daftar korban tenggelam ,, itu daftar yang punya perahu motor ,,

      • Thanks Mas Bayu ralatnya, info yg sesat nih saya dptkan, salam kepada pemilik perahu, semoga dipanjangkan umurnya dan diberikan rejeki yg lancar 🙂

  4. “turunan jawa barat mah pasti merinding kalau ke sini, sejarahnya kan dulu begitu, jadi dikira ada musuh datang nih..”
    halah !! sotoy kau beh… !! Hua..ha.ha

  5. ya ampun ada ditulis nama2 orang yang meninggal segala ya 😦 bikin serem dong

    • Iya Non, tulisannya baru terlihat ketika kita akan keluar dari dermaga, balik lagi ke darat..pas ke dermaganya mah gak keliatan

      • ya ampun kasian ,, itu orang yang tertulis di papan masih pada idup ,, saya oprang bukit cinta

      • Maafff… saya kira itu orang2 yg tertulis di situ orang yg meninggal di danau… maafkeeeun..semoga yg tertulis di situ dipanjangkan umurnya m Thaks Mas Bayu ralatnya

  6. sayang sekali ya, Bu. tempat wisatanya kurang memdapt perhatian.
    Waktu mash di Magelang pernah juga punya keinginan pergi ke Rawa Pening dan Bukit Cinta, eee…sampai sekarang belum terwujud. padahal dulu sering diajak teman2 sekolah ke sana, tp sering saya tolak…

  7. Hihihi, dulu saya datang ke Rawa Pening setengah 6 pagi, berdua sama fotografer kantor. Gak nemu siapa-siapa selain bapak-bapak tukang perahu. Kita pun muter2 dan dapat foto-foto yang lumayan ciamik bu.

    Biar nggak ngerasa mistisnya tuh harusnya Ibu Seno keliling naik kapal aja, tapi yang kapal gedean dikit bukan yang semacam kano. Kalo cuma di Bukit Cinta aja emang agak spooky sih kesannya. Betewe untung dulu saya nggak baca tulisan yg nama2 orang meninggal itu hehe.

    • iya keren ya katanya pemadangan danau rawa pening di pagi hari, aku dtngnya tengah hari bolong sih…hehehe
      kalo aku pagi datang dan sempi, tambah berasy spky kali sash..:-)

  8. All of those boats in the middle of all that water hyacinth sure makes a pretty picture!

  9. Keren, saya suka yang mistis-mistis, apa juga ada cerita mistisnya…

  10. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan 40 – Danau | Jejak Langkah

  11. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 40: Danau | Hot Chocolate

  12. Pingback: 20 Tempat Wisata di Ungaran Yang Pesonanya Sungguh Menakjubkan Mata – Jaditeman.com

  13. Pingback: 20 Tempat Wisata di Ungaran Yang Pesonanya Sungguh Menakjubkan Mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s