Candi Banyunibo, Candi Cantik di Tengah Sawah

Sepulang dari Uji Nyali di Makam Raja-Raja Mataram, saya dan para sepupu masih meneruskan nongkrong di tempat makan menghabiskan waktu malam. Jadi sudah bisa diterka, rencana mau bangun jam 4 pagi dan langsung ke Magelang melihat matahari  terbit di Punthuk Setumbu gagal sudah.

Setengah hari ini kita masih sempat  tour de Candi yang deket-deket aja, karena saya dan sepupu harus kembali ke Jakarta jam 3 sore,sementara oleh-oleh belum di beli.

Candi yang kita tuju adalah Candi BanyuNibo, Candi Ijo dan Candi Barong. Dipta, sepupu saya yang sering jadi tour guide ke tempat wisata-wisata di Jogja, sejak jauh-jauh hari sudah promosikan candi-candi ini ke saya lewat foto-foto keren di blognya. Jadi saya juga ngiri dong pengen foto-foto di candi-candi itu.

Perjalanan ke Candi Banyunibo tidak terlalu lama cuma saja jalannya makin lama makin sempit, lewat-lewat area persawahan, dan pemandangannya juga cukup memikat.

Pemandangan Menuju Candi Banyunibo

Pemandangan Menuju Candi Banyunibo

Candi ini letaknya juga tak jauh dari Candi Ratu Boko, di Dusun Cepit, Bokoharjo, Prambanan.  Berhubung sebagian sepupu saya  sudah pernah ke Ratu Boko, jadi Candi Ratu Boko  kita lewati saja.. ( *padahal saya belum pernah ke Ratu Boko..hiks..)

Setelah perjalanan kurang lebih 45 menit, sampailah kita di Candi Banyunibo..candinya cantik sekali dan  berada di tengah sawah dan kebun.

Candi Banyunibo

Candi Banyunibo

Untuk masuk ke sana, Dipta sepupu saya yang ngurus katanya bayar cuma Rp.2000 atau berapalah per orang. Saya langsung foto-foto saja.

Dilihat dari bentuk stupanya, Candi Banyunibo adalah candi budha. Karena hari itu sepi dan tidak ada guide yang menjelaskan sejarah Candi ini, maka sambil mengelilingi Candi, saya mendengarkan cerita Dipta saja, sambil browsing tentang candi banyunibo di sini dan  di sini .

Penasaran dengan Banyunibo ( Air yang menetas) saya mencoba mencari di mana kira-kira air menetas itu ? apakah di tengah-tengah ini yang agak ceruk kedalam air banyunibo ini menetes ?

Ceruk di Bagian tengah dalam Candi

Ceruk di Bagian tengah dalam Candi

Saya naik ke atas candi dan berkeliling di atasnya, banyak relief-relief  menarik yang sayangnya saya gak banyak tahu cuma menerka-nerka berdasarkan bacaan di atas, ada relief perempuan dan laki-laki yang menggambarkan dewi kesuburan, yaitu Haritti dan suaminya Vaisaravana, terus ada relief siapa lagi entahlah…

IMG_6410-001 IMG_6411-001 IMG_6415-001 IMG_6416-002

Belum puas rasanya berkeliling Candi Banyunibo, belum puas foto-foto dari berbagai sudut maksudnya…

Dibalik Jendela Candi

Dibalik Jendela Candi

IMG_6417-002

Dan juga karena saya belum sempat turun dan melihat reruntuhan candi-candi dibawahnya.

IMG_6412-001

Yupp..  karena waktu yang mepet, kita harus lanjut ke Candi Ijo…

Advertisements

4 responses to “Candi Banyunibo, Candi Cantik di Tengah Sawah

  1. wah cantiknya candi Banyunibo, baru denger saya

  2. Heran ya Cho, daku belon mengerti begimana menikmati keindahan sebuah candi, bagi daku cuman tumpukan batu doangan dan tak punya fungsi yang fungsional..he.he.he.

    • Hehehe… agak bingung daku, tiap orang beda2 kali ya menikmatinya, kalo daku ya yg pertama pengen tahu sejarah candinya dulu..kemudian relief2 yg biasanya ada di sekitar candi, sambil ngebayangin betapa orang dulu juga sudah punya jiwa seni yang bagus…

      kalo soal fungsi..cuma beberapa candi besar aja kali ya yg masuih berfungsi buat peribadatan
      ah tak taulah daku Ed… yg pasti suka aja sama candi 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s