Orang Tuapun Bisa Bikin Malu Anak

Tante masih temenan sama mamaku di facebook ?”

Terinspirasi DM di twitter dari salah seorang anak teman saya, maka saya mencoba menuangkan tulisan ini sebagai peringatan juga bagi saya, siapa tahu saya juga pernah sengaja maupun tidak sengaja melakukannya.

Jejaring Sosial facebook memang fenomenal,saya tak perlu menceritakan panjang lebar bagaimana fenomena facebook begitu mewabah dari pelosok hingga kota. Dari Anak TK hingga ibu-ibu yang semula cuma mengenal dapur menjadi terkenal seantero dunia lewat jejaring facebook.

Maka tak heran ada orang tua ( termasuk saya ) yang mengkhawatirkan perilaku anaknya di facebook, sehingga mengakalinya dengan cara mamantau facebook anaknya dan menjalin pertemanan dengan anaknya di facebook, atau mengetahui password facebook anaknya bagi anak yang belum cukup umur.

Lalu saya menjadi terhenyak ketika berbincang lewat DM twitter dengan salah satu anak teman saya yang sudah remaja,yang rupanya merasa risih dengan perilaku orang tuanya yang terlalu berlibihan di facebook. Rupanya anakpun merasa tidak nyaman melihat orang tuanya terlalu sering update status yang tak penting dan lebay,sering memposting foto-foto diri saat sedang berada di mana-mana.

Anak teman saya melanjutkan ceritanya.. “Nyesel juga tante, aku yang bikinin mama account facebook maksudnya supaya mama gaul lagi dan ketemu teman-teman lamanya gitu, biar mama gak kesepian di rumah, eh ternyata sekarang mama malah nge-add teman-teman yang entah dari mana, kenal di mana, semua mama terima pertemanannya. aku tegur mama supaya mama jangan terlalu narsis di facebook eh malah sekarang accountku di blok sama mama, password facebooknya mama juga sudah diganti, gak tahu siapa yang ngajari mama”

Keluhan remaja anak teman saya serasa pecutan juga buat saya, bukan cuma di facebook, siapa tahu tak sengaja, saya yang lebih sering cerewet di twitter, celotehnya juga membuat malu anak saya karena kebetulan Seno dan Della adalah follower saya.
Teguran anak ke orang tua yang menggila di jejaring sosial jangan anggap remeh, meski anak, mereka punya perasan. Jaga perasaan mereka, anak menegur bukti sayang pada orang tuanya, dengarkan selalu keluhan mereka. Sebagai orang tua..semoga dengan tulisan ini saya selalu berhati-hati di jejaring sosial

Advertisements

10 responses to “Orang Tuapun Bisa Bikin Malu Anak

  1. Sungguh pelajaran yang baik. Narsis itu ada masa End-nya. Ayo, para orangtua jangan bikin anak-anakmu stress 🙂

  2. Hah?!
    Shock saya bacanya Teh Icho.

    Mudah2an nanti saya tidak malu2in anak

  3. Waw… iya juga sih.. ponakan2 saya juga pada ikutan… Alhamdulillahnya sih mereka pada seneng sama blog saya… Ya iya lah, wong FBnya isinya link blog saya semua… hehehe… tfs..

  4. Kalo di Fb mah saya jarang update status.. tapi saya suka cerita soal anak-anak di blog, pasang foto-foto dan kadang bongkar aib juga……… untungnya sih sampe saat ini Semsem nggak tau blog saya… hihihi

    • Saya sering juga siii.. tp suka diingetin sama temen2 yg laen, jangan terlalu lebay kalo nulis status, makanya sering hapus2 juga status ga penting hahaha

      kalo soal Blog.. naituuu.. Seno juga blm tahu kalo aibnya suka saya bongkar di blog hahaha

  5. uhuuuuk….saya malah lagi narsis2nya neh hahaha. tapi anak2 masih belum ngerti FB dkk, misua jg no comment sih wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s