Menjelang Kehancuran Rumah Kenangan

Dulu di Multiply saya pernah bercerita tentang rumah eyang Seno yang di sukabumi, yang kemudian dikosongkan/dikembalikan ke keuskupan Bogor selaku pemilik sah rumah itu.

Waktu mengosongkan isi rumah dan memindahkannya ke Jakarta, ke rumah saya, itu juga sedihnya terasa, si babe terutama yang sedih banget, gimana gak sedihlah, di rumah itu dia dilahirkan, lalu sekarang harus mengosongkan rumah itu… meninggalkan semua kenangan.

Maka tak berlebihan kalau kemudian setelah 3 tahun mengosongkan rumah itu, ketika minggu lalu

Advertisements

2 responses to “Menjelang Kehancuran Rumah Kenangan

  1. Lho, ini belum selesai udah ke publish kayaknya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s