Menghadiri Pernikahan Kedua, Sakralnya Terasa Beda

Entah ini perasaan saya aja atau yang lain juga merasakan begitu, bukan mengada-ada tapi kenyataannya begitu. Ini memang pengalaman saya yang pertama menghadiri pernikahan ke dua. Tapi saya bisa merasakan bedanya rasa saat menghadiri pernikahan pertama dan menghadiri pernikahan ke dua, apalagi pernikahan ke dua yang disebabkan karena perceraian, gimana gitu rasanya. Ekstrimnya, saya menangkap rasa sakralnya beda jauuuh dengan ketika saya menyaksikan pernikahan pertama.

Dulu, sekitar 27 tahun lalu saya jadi saksi pernikahan kakak saya juga ( ya iyalaah namanya kakanya nikah). Pernikahan yang mengharu bahagia, penuh dengan air mata bahagia ketika menyalaminya, sambil minta doa semoga sayapun bisa segera menyusul kakak saya, (Lha..padahal waktu itu saya punya pacar tetap aja belom.)

Tapi sebulan lalu ketika kakak saya menikah (lagi) untuk kedua kalinya, tak ada air mata mengalir, baik saat kakak tertua saya menjadi wali langsung pernikahannya, juga tak ada air mata ketika menyalami sambil memeluk kakak saya, malah saya cuma mengucapkan "selamat ya .. yang bener kawin teh, angan gagal lagi " udah gitu aja, gak pake minta doa semoga saya segera menyusul juga …upss

Keharuan menyeruak dan air mata kemudian mengalir tak tertahan justru ketika menyaksikan anak-anak kakak saya ( Rama dan Ryan ) mengucapkan selamat dan memeluk ibunya dan bapak(baru)nya.

IMG-5769.jpg?et=TW96AUkCFqcjc6KLWQrUqw&nmid=0

Gak kebayang gitu, aaah… kenapa anak-anak itu harus menyaksikan ibunya menikah, kenapa..kenapaaaa..

Saya gak bisa membayangkan andai saya yang jadi pengantin, Seno dan Della mengucapkan selamat kepada saya.. Oh My God.. jangan itu terjadi pada saya. !!

Saya duduk termangu di tangga mesjid tempat kakak saya menikah,sambil membayangkan alm ibu saya, semoga ibu di sanapun berdoa, ini pernikahan terakhir kakak saya.

Advertisements

2 responses to “Menghadiri Pernikahan Kedua, Sakralnya Terasa Beda

  1. Memang yg kasian anak-anaknya kalo orangtua harus sampe berpisah.

    Semoga kali ini beneran sampai maut memisahkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s