Penipuan Lewat Telepon Menyerang Sekolah

Hari ini sekolahnya anak saya di hebohkan oleh telepon dari orang yang tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan sekolah. Modusnya masih gaya lama, nelpon rumah atau HP korban dengan mengatakan ( atas nama sekolah) bahwa anaknya mengalami kecelakaan di sekolah, terjatuh, patah tulang, kepala bocor dan sebagainya, sekarang anak ada di rumah sakit dan butuh segera biaya untuk pengobatannya. Uangnya mohon segera di transfer ke rekening xxx dan seterusnya.

Tentu saja beberapa orang tua yang di hubungi penipu itu kalang kabut, ada yang telpon langsung ke sekolah tapi anehnya telpon sekolah yang 2 line itu terus menerus sibuk dan susah dihubungi, Bisa jadi kesibukan telpon disebabkan beberapa ortu yang di hubungi penipu sedang melakukan konfirmasi ke sekolah. Seperti yang diceritakan anak saya ada seorang ibu yang tergopoh-gopoh datang dengan linangan air mata dan kosmetik yg luntur karena air mata mencari anaknya di kelas, dan langsung memeluknya ketika melihat anaknya sehat wal afiat.

Untungnya saya tak termasuk orang yang ditelpon penipu itu, bisa jadi karena saya jarang mau angkat telepon yang tak ada di contact list HP saya, juga karena hari ini mood ditelpon dan menelpon saya sedang buruk sekali, mualeesss nya pooolll

Ada salah seorang teman sekelas anak saya yang hari ini sakit dan tak masuk sekolah, rupanya juga mendapat telpon si penipu ( yang mengaku dari sekolah ) dan mencari orang tua anak itu. Kebetulan yang angkat telpon anak itu sendiri, anak itu agak bingung dan takut waktu si penelpon berkata ini dari sekolah, mana orang tuanya, ini anaknya yang bernama V kecelakaan di sekolah dan sekarang di rumah sakit. si V yang terima telpon makin bingung, dan berkata, kecelakaan ? lha saya V.. saya di rumah koq gak sekolah, telpon langsung di tutup.. penipu kecele, cari korban berikutnya mungkin triknya juga di ganti.

Pihak sekolah juga sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk diteliti dan ditindak lanjuti dari mana atau siapa penelpon yang tak bertanggung jawab itu.

Untuk antisipasinya, di buku agenda anak-anak ditulisakan pesan dari sekolah agar orang tua jangan langsung percaya jika ada telepon yang mengatasnamakan sekolah, mohon cross check lagi dengan pihak sekolah.

Saya jadi ngahuleng dan berfikir, dari mana ya kira-kira mereka dapat data nomor telepon r para orang tua murid, dan kenapa sasarannya lebih banyak nomor telpon rumah ?
Ini baru dugaan saya, data itu di dapat dari bank, sudah bukan rahasia lagi kan kalau data nasabah bank itu diperjual belikan ?. Sasaran yang di telpon rumah, karena mayoritas ibu-ibu yang ada di rumah dan biasanya cepat panik.

Sejak 3 tahun belakangan ini sekolah anak saya memang menggunakan salah satu bank plat merah untuk pembayaran uang sekolahnya, tentu saja waktu membuat rekening dicantumkan nama, alamat dan nomor telpon rumah dan HP pemilik rekening ( orang tua). Pasalnya, selama lebih dari 6 tahun anak saya bersekolah di sekolah ini dan bayaran masih manual lewat kasir sekolah, tak pernah ada kejadian menghebohkan macam ini dan data tersimpan rapi.

Sungguh dilematis, penggunaan rekening bank memudahkan orang tua dan menguntungkan sekolah juga karena menyimpan uang dengan aman Sehingga terhindar dari pencurian ( seperti pernah terjadi ). Namun masalah data nasabah di bank ternyata juga membawa persoalan baru.

Semoga kejadian ini seperti ini tak terulang di sekolah lain dan kejadian ini bisa membuat kita orang tua semakin hati-hati dan tak mudah percaya dengan telepon sejenis.

Advertisements

35 responses to “Penipuan Lewat Telepon Menyerang Sekolah

  1. Masya Allah… mulai lagi :(Kok aneh yah, Bu…jadi inget tulisannya Mas Harry Van Yogya yang mau bikin rekening kudu ada nope rumah. Lah kalau jadinya gini mau gimana? 😦

  2. anazkia said: Masya Allah… mulai lagi :(Kok aneh yah, Bu…jadi inget tulisannya Mas Harry Van Yogya yang mau bikin rekening kudu ada nope rumah. Lah kalau jadinya gini mau gimana? 😦

    Jadi kejadian gini sdh pernah ada di skolah lain ya Naz ?Iya ya.. Jadi inget Mas Hary yg gak punya notel mau bikin rekening itu ya..

  3. ibuseno said: Jadi kejadian gini sdh pernah ada di skolah lain ya Naz ?

    Di pesantren pernah, Bu. temennya Anaz cerita

  4. anazkia said: Di pesantren pernah, Bu. temennya Anaz cerita

    Oh, wah malah kalo di pesantren bikin ortu deg2an banget,kan misah sama anak

  5. Syukur pihak sekolah langsung menyebarluaskan kejadian ini ke orang tua murid. Kalau cuma diam aja, pasti banyak yang bakalan kena tipu. Dan ini jadi tanda tanya besar, jangan-jangan para penipu itu terkait dengan Tata Usaha sekolah yang memang punya data lengkap mengenai murid dan keluarganya.TFS bu, saya jadi tahu ada yang begitu.

  6. ibuseno said: Oh, wah malah kalo di pesantren bikin ortu deg2an banget,kan misah sama anak

    lebih parahnya pesantrennya jauhkeluarga yang ditelpon ada di kota lainudah setor uang juga, pokoknya kesian, Bu 😦

  7. bundel said: Syukur pihak sekolah langsung menyebarluaskan kejadian ini ke orang tua murid. Kalau cuma diam aja, pasti banyak yang bakalan kena tipu. Dan ini jadi tanda tanya besar, jangan-jangan para penipu itu terkait dengan Tata Usaha sekolah yang memang punya data lengkap mengenai murid dan keluarganya.TFS bu, saya jadi tahu ada yang begitu.

    Iya Bund.. pihak sekolah sudah melakukan hal yang terbaik,tak menutuppi kejadian ini dan langsung menginformsikan ke orang tua. Banyak dugaan sebetulnya, ada yg menduga HP salah satu ortu hilang dan ada data nomor telpon teman anak2nya, tp kecil kemungkinannya begitu merata yg di telpon dr bbrp kelas. Kalau Tata Usaha, saya koq kurang mencurigai ke arah sana Bund.. , tp kemungkinan selalu ada ya

  8. anazkia said: lebih parahnya pesantrennya jauhkeluarga yang ditelpon ada di kota lainudah setor uang juga, pokoknya kesian, Bu 😦

    Ya bener itu Naz, beda kota, mau kros cek juga susah ya..kasian

  9. Kudu ati2 ya… serem juga. Kalo beneran terjadi kecelakaan mestinya kan. Hanya info. Bukan minta transfer

  10. agneswollny said: Kudu ati2 ya… serem juga. Kalo beneran terjadi kecelakaan mestinya kan. Hanya info. Bukan minta transfer

    nah kalo bukan penipu kan gitu Mbak Agnes, cuma info.. krn ini niat nipu minta transfer deh 🙂

  11. masuk tipi nih kemarin beritanya, atau beda sekolah?jangan2 banyak sekolah kena kasus seperti ini para wali muridnya…duh…

  12. Memang keterlaluan, kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk tindak kriminil.

  13. ibuk saya hampir saja kena penipuan model beginian Teh Ichodikasih tahu anaknya kecelakaan, harus transfer sekian juta untuk biaya RSmeskipun sudah pernah dikasih tahu anak2nya agar waspada sama penipuan, tapi begitu nelpon ke anak dan menantu gak bisa, langsung panik dehuntung ada anak2 yg lain yg menenangkansebel banget kalau inget penipuan model begini 😦

  14. iyaa….betul sekali, sebenarnya ini modus sudah lama…..tapi dari jaman dulu juga kami abaikan saja. Tapi beberapa bulan yang lalu pernah juga ada yang nelepon ke rumah, ibu saya nerima telepon langsung tertawa terbahak-bahak, mengingat anak-anaknya udah lama pada lulus dari sekolah…..anak siapa yang celaka itu coba?

  15. Mbak Arie, oh ya msk tv ya. Sy malah gak tau,di sebutkan nama sekolahnya mbak?

  16. mengerikan juga klo data2 pribadi kita dijual sama pihak luar, emang harus ati2 klo ngasih tau hal pribadi bahkan buat kepentingan resmi sekalipun huft

  17. pokoknya hari gini kalo ada org tak dikenal minta transfer uang atau nyuruh ke atm jangan dipercaya sama sekali deh

  18. oya kemarin sy juga diberi tahu oleh seorang karyawan bank syariah kalo ada yg ujug ujug nanyain nomer Kartu Kredit kita berikut 3 digit dibelakang kartu (bagian yg ada tanda tangan kita itu loh) jangan diberikan karna itu adalah kode untuk melihat data2 kita

  19. waduh teteh, semoga ga keulang lg, bikin panik. jangan2 tau telfon ortu murid dari buku tahunan? atau data2 sekolah?

  20. Ya ampun..kl orang panikan gimana lagi ya?ada yg jadi korban gak da?

  21. hadoohhh kog ya bisa gitu, bikin org tua ga tenang aja

  22. ophoeng said: Memang keterlaluan, kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk tindak kriminil.

    itulah kalo orang niat jahat phoeng..

  23. myshant said: ibuk saya hampir saja kena penipuan model beginian Teh Ichodikasih tahu anaknya kecelakaan, harus transfer sekian juta untuk biaya RSmeskipun sudah pernah dikasih tahu anak2nya agar waspada sama penipuan, tapi begitu nelpon ke anak dan menantu gak bisa, langsung panik dehuntung ada anak2 yg lain yg menenangkansebel banget kalau inget penipuan model begini 😦

    Untung ibunya Shanti sdh di wanti2 ya buat hati2 dng penipuan model gitu. Banyak ibu2 sepuh lain yg panik yg juga kena, heran ya korbannya selalu yg di cari ibu2 di rumah

  24. ibutio said: iyaa….betul sekali, sebenarnya ini modus sudah lama…..tapi dari jaman dulu juga kami abaikan saja. Tapi beberapa bulan yang lalu pernah juga ada yang nelepon ke rumah, ibu saya nerima telepon langsung tertawa terbahak-bahak, mengingat anak-anaknya udah lama pada lulus dari sekolah…..anak siapa yang celaka itu coba?

    Alhamdulilah ya Ibunya Ibu Tio sdh waspada dengan penipuan gaya kuno ini. Herannya koq ya masiiih aja di pake tipu2 gini, dan herannya juga masiiih aja ada yg kena..

  25. bambangpriantono said: Intinya hati-hati

    Setuju Cak Nono salam hati2 🙂

  26. anotherorion said: mengerikan juga klo data2 pribadi kita dijual sama pihak luar, emang harus ati2 klo ngasih tau hal pribadi bahkan buat kepentingan resmi sekalipun huft

    Gosip beredar di luar konon katanya gitu Mas, jual beli data.. pdhal untuk urusan perbankan kan biasanya minta data yg sangat rahasia, eh siapa yg jamin bank bisa jaga rahasia

  27. fadhilaharif said: pokoknya hari gini kalo ada org tak dikenal minta transfer uang atau nyuruh ke atm jangan dipercaya sama sekali deh

    Iya Teh.. ih saya mah yg dikenal aja kalo minta transfer mikir2 dulu 🙂

  28. fadhilaharif said: oya kemarin sy juga diberi tahu oleh seorang karyawan bank syariah kalo ada yg ujug ujug nanyain nomer Kartu Kredit kita berikut 3 digit dibelakang kartu (bagian yg ada tanda tangan kita itu loh) jangan diberikan karna itu adalah kode untuk melihat data2 kita

    Thanks Infonya Teh.. yup, 3 angka di belakang crdit card itu sangat rahasia.. saya kalau di telp sama orng Bank or orng Asuransi yg tahu data saya lwt bank aja, suka saya tanya2 dulu, ini beneran dr bank ?trus kalo tanya2 nama ibu kandung gitu, saya balikin, tebak siapa nama ibu kandung saya, huruf depan dan belakangnya..hehe lama2 sebel juga dan ngeyakinin saya bhw ini bener2 dr bank

  29. miapiyik said: waduh teteh, semoga ga keulang lg, bikin panik. jangan2 tau telfon ortu murid dari buku tahunan? atau data2 sekolah?

    Iya Mia.. smoga gak terulang di seklah anak2 sy maupun sekolah anak lain. Buku tahunan itu yg gimana ? buku data kelulusan ?hmm data2 sekolah juga bisa dicurigai , ada kerja sm dng orng dalam or lainnya, kemungkinan selalu ada, tp melihat kesetiaan pemegang data di sekolah rasanya koq kurang yakin kalau beliau ikut terlibat

  30. rosshy77 said: Ya ampun..kl orang panikan gimana lagi ya?ada yg jadi korban gak da?

    Nah itu..ibu mana juga kalau dibilangin anaknya kecelakaan pasti kaget ya dan panik ya.. tp otak mesti realistis. sudah ada korbannya satu orang katanya Da

  31. bunda2f said: hadoohhh kog ya bisa gitu, bikin org tua ga tenang aja

    Ternyata may… di sekolah lain juga sdh ada lho modus ini, kemaren pas ketemu sepupu2, di Cipondoh dan Ciputat pernah kejadian gini juga. waspada dan hati2 ya May

  32. klo gak salah ada artis yg kena lho *halah, ketauan suka nonton inpotemen hkhkhk* Modusnya sama, ada yg nelp katanya anaknya kecelakaan bla bla.Eh kok ya gak cross check ke sekolah anaknya.Saking paniknya nurut aja transfer duit.Pas ditelp ke penipu nanya RS nya malah dilempar2, katanya RS A trus berubah lg udah dipindah ke RS B. Oalah…kok ya bisa2nya ketipu hehehe

  33. bundafayyaz said: klo gak salah ada artis yg kena lho *halah, ketauan suka nonton inpotemen hkhkhk* Modusnya sama, ada yg nelp katanya anaknya kecelakaan bla bla.Eh kok ya gak cross check ke sekolah anaknya.Saking paniknya nurut aja transfer duit.Pas ditelp ke penipu nanya RS nya malah dilempar2, katanya RS A trus berubah lg udah dipindah ke RS B. Oalah…kok ya bisa2nya ketipu hehehe

    Artisnya gak pernah nonton brita kali yaa.. pdhal sdh marak penipuan jenis ini hehekasian..

  34. ibuseno said: Sejak 3 tahun belakangan ini sekolah anak saya memang menggunakan salah satu bank plat merah untuk pembayaran uang sekolahnya, tentu saja waktu membuat rekening dicantumkan nama, alamat dan nomor telpon rumah dan HP pemilik rekening ( orang tua)

    naaaah sama neeeh.. sekolah saiah mah baru tahun ini aja mulainya… *smoga jangan kejadian deh* emang kudu simpen tuh no hp bu guru2-nya anak2 di HP. Klo ada apa2 lgs nelpon ke mereka ajah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s